
pasrah
Masih ingat banget saya sama peristiwa yang terjadi setahun lalu, pada saat di kantor kami lagi musim penilaian kompetensi. Sore itu menjelang maghrib Bosku teriak-teriak manggil saya ke mejanya. Jarang-jarang beliau mengajakku ngobrol. Rupanya sistem database komputer yang digunakan untuk penilaian kompetensi, me-reject otomatis pada saat si Bos akan memberikan nilai paling bagus padaku. Pasalnya saya belum pernah meng-upload yang namanya “Kampiun” di portal kami.
Heran juga kok si Bos kali ini bisa “care” banget ke saya. Biasanya diantara kami biasa-biasa aja. Tapi sudahlah nggak usah dibahas untuk yang satu itu, yang jelas kali ini dia punya niat baik. Kembali ke soal kampiun tadi, ternyata mulai tahun lalu, syarat supaya dapat nilai K1 (kategori paling bagus dalam skala penilaian kompetensi karyawan) harus sudah pernah menyumbang paling tidak satu buah kampiun. Atau dalam bahasa sederhananya pernah buat tulisan seperti paper yang dimuat di aplikasi intranet kantor kami. Khan sekarang lagi trend dengan istilah Knowledge Management (KM). Nah kampiun itu sejenis KM di perusahaan tempatku cari makan.
Ya ampun…, perasaan udh pernah loh kirim sebanyaj dua kampiun. Tapi ternyata saya salah kirim. Kirimnya cuman via email ke si Bos tadi. Alhasil belum diupload ke sistem nasional. Sedangkan waktu yang diijinkan upload kampiun tadi sudah terlewati. Wah gawat, saya mesti rela-in nilaiku yang relatif bagus tahun ini. Ya sudah… dengan tertunduk lesu saya balik kanan ke meja kerjaku sambil dalam hati terus mengucapkan kata-kata “ikhlas,ikhlas…ikhlasin aja omm..”
Nggak tau ya,… beberapa bulan setelah peristiwa itu saya coba cek di database portal, ternyata saya masih dapat K1. Alhamdulillah, ternyata Tuhan masih sayang ama saya…
Berkaca dari peristiwa di atas, tahun ini saya sudah mempersiapkan kampiun dengan mantap. Judulnya saja “Analisis Fundamental dan Penilaian Harga Wajar Saham Perusahaanku Di Bursa Efek Indonesia…”
Pun sdah berhasil saya upload tanggal 21 kemaren. yah,.. paling tidak itu hasil dari belajarku selama satu semester di program Master pada salah satu perguruan tinggi di Jakarta.
Tak banyak yang bisa saya sumbangkan buat perusahaanku, apalagi selama saya dapat bea siswa S2 di Jakarta. Seringkali merasa sedih bila mendengar cerita kawan-kawan, kalau ternyata masih banyak target yang gagal diachieve.
Ya Tuhan, mudah-mudahan saya bisa segera kembali ke kantor. Paling tidak buat menyumbang sedikit tenaga dan pikiran saya buat perusahaan yang teramat saya cintai ini…
Ass wr wb,
melihat komentar anda tentang kampiun. kebetulan saya sedang menulis disertasi tentang KM Telkom. JIka berkenan dapatkah anda menjadi informan saya tentang kampiun ini?
terima kasih sebelum dan sesudahnya
wasalam
Funny
Jika ada yang bisa saya share, tentu saja dengan senang hati…
wassalam
[...] kemarin sore saya paham setelah baca “kampiun” (sebelum ini pernah kita bahas tentang kampiun) di intranet kantorku. Ada artikel yang [...]
bgm caranya saya nyumbang tulisan?..mksh